Referensi hadis tata-cara: bentuk penyampaian, kualitas keabsahan, dan ujung sanad — lengkap dengan matan, terjemahan, takhrij, dan penilaian ulama mu'tabar.
Disusun dengan koridor ketat: tanpa hadis maudhu' tanpa peringatan · tanpa redaksi/nomor karangan · nomor antar cetakan bisa bergeser, nama kitab & bab adalah rujukan utama
🤖 AI: belum dipasang — klik ⚙️
Tidak ada hadis yang cocok dengan pencarianmu.
📚 Catatan Metodologi
Tiga sumbu klasifikasi bersifat mandiri — satu hadis dapat sekaligus qauli (bentuk) + marfu' (sanad) + shahih (derajat).
Penomoran mengikuti cetakan yang lazim digunakan (mis. al-Maktabah asy-Syamilah); nomor dapat bergeser antar cetakan — nama kitab dan bab adalah rujukan utama.
Penilaian derajat mengikuti ulama mu'tabar: imam per-kitab (Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah) dan penilai klasik–modern (Ibnu Hajar al-Asqalani, Al-Albani).
Harakat mengikuti redaksi umum kitab; untuk pengecekan presisi tinggi, rujuk mushaf/cetakan resmi kitab tersebut.
Koridor ketat: tidak memuat hadis maudhu' tanpa peringatan keras, dan tidak mengarang redaksi maupun nomor hadis.
🔑 API Key Gemini (BYOK)
Fitur pencarian AI memakai Google Gemini langsung dari browser-mu. Ambil key gratis di Google AI Studio ↗. Key hanya tersimpan di perangkatmu — AI mencari rujukan hadis di web dengan Google Search grounding. Hasil wajib menampilkan sumber dan tetap harus diverifikasi kepada guru/muhaddits; jangan menjadikan AI sebagai satu-satunya dasar hukum.